Kamis, 29 November 2012

Mitos Kenapa Tidak



MITOS KENAPA TIDAK
Perjalanan filsafat mulai sejak zaman yunani kuno sampai sekarang. Pada zaman gereja, gereja menjadi pemegang kekuasaan untuk menentukan kebenaran. Semua kebenaran dikeluarkan  gereja. Pada suatu saat gereja mengemukakan kebenaran bahwasanya bumi merupakan pusat tata surya tapi hal tersebut di bantah oleh Copernicus. Bantahan copernicus membawa tumbal Galileo dan Bruner yang di eksekusi mati oleh gereja karena mendukung teori Copernicus.
Teknologi di Indonesia tidak berkembang  karena merupakan daerah di khatulistiwa yang iklimya cuma 2 apa yang kita mau tinggal ambil sehingga hidup menjadi murah dan  suasanaya mendukung. Pada waktu panas tidak terlalu panas jika dingin tidak terlalu dingin mengakibatkan orang Indonesia menjadi orang malas sehingga teknologi kita kalah dengan negara lain.
Kita tidak bisa lepas dengan teknologi karena dalam hidup selalu membutuhkannya. Powernow mengetahui bahwasanya dunia membutuhkan teknologi sehingga sang powernow menggunakan teknologi sebagai alat untuk mengusai dunia. Apa yang dilakukan powernow pasti mencari keuntungan yang sebesar besarnya. Maka kita harus berhati hati dengan powernow karena mereka akan menindas.
Pendidikan Indonesia mengarah ke Powernow ( kapitalisme,hedonisme) karena pendidikan Indonesia mengacu pendidikan di Amerika sang pembesar powernow. Buktinya pada tahun 1950an pemerintah Indonesia menyekolahkan pelajar terbaiknya ke Amerika untuk belajar di sana. Sehingga di harapkan dapat menyerap pelajaran dan dikembangkan di Indonesia itu berhasil sebagai bukti pelajar yang di kirim ke Amerika bukan ilmunya saja yang diterapkan di sini bahkan kebudayaannya di diterapkan sehingga kita sekarang kehilangan identitas kita. Buktinya pada jaman menteri pendidikan Wardiman maka pelajaran menyanyi dan menari pada sekolah dasar di hilangkan digantikan menjadi calistung ( baca tulis dan hitung ) karena Pak Wardiman menganggap menyanyi tidak ada gunanya untuk mengembangkan teknologi di Indonesia. Itulah masa penghilangan intuisi siswa. Intuisi sangat diperlukan oleh siswa terutama siswa sekolah dasar karena sebagian besar pengetahuannya di dapat dari intuisi. Ddengan menyanyi dan menari intuisi siswa dilatih. Mereka menjadi bahagia di sekolah sehingga mereka bersemangat dalam belajar. Anak sekolah dasar sebenarnya pelajarannya Cuma senang senang saja tidak usah suruh memikirkan teknologi apalagi korupsi. Anak akan memcotoh seniornya jika seniornya pandai dalam teknologi anak tersaebut akan mengikutinya. Untuk itu misi kita sekarang adalah mengembalikan   intuisi / mitos anak yang telah hilang.
Mitos adalah apa yang kita lakukan  tetapi kita tidak mengerti. Tidak semua mitos itu jelek. Misalnya mitos Nyi Loro Kidul , dengan adanya mitos tersebut orang orang lebih menghormati dan menjaga pantai selatan sehingga pantai selatan tetap terjaga. Sebenarnya mitos itu karangan manusia begitu juga mitos Nyi Loro Kidul , karena mitos karangan manusia dan kita manusia jadi kita bisa membuat mitos. Misalya kita mempunyai pekarangan yang di situ kita mempelihara ayam supaya ayam kita aman kita buat mitos aja kalau di pekarangan tersebut ada yang tunggu pasti kebanyakan masyarakat akan takut lewat apalagi mau nyuri ayam. Tapi jangan salah tafsir mitos itu baik terus. Mitos baik jika kita belum mempunyai daya pikir yang cukup. Jika kita sembunyi dalam mitos kita tidak ubahnya seperti binatang . Misalnya kucing , kucing itu selamanya menjadi mitos karena ia selalu berbuat tapi ia tidak mengerti apa yang ia perbuat. Untuk itu jangan berlama lama menjadi mitos berubahlah menjadi logos.


PASA JATI PAMUNGKAS
12709251004
REFLEKSI KULIAH FILSAFAT TANGGAL 22 NOVEMBER 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar