MITOS
KENAPA TIDAK
Perjalanan
filsafat mulai sejak zaman yunani kuno sampai sekarang. Pada zaman gereja,
gereja menjadi pemegang kekuasaan untuk menentukan kebenaran. Semua kebenaran
dikeluarkan gereja. Pada suatu saat
gereja mengemukakan kebenaran bahwasanya bumi merupakan pusat tata surya tapi
hal tersebut di bantah oleh Copernicus. Bantahan copernicus membawa tumbal
Galileo dan Bruner yang di eksekusi mati oleh gereja karena mendukung teori
Copernicus.
Teknologi
di Indonesia tidak berkembang karena
merupakan daerah di khatulistiwa yang iklimya cuma 2 apa yang kita mau tinggal
ambil sehingga hidup menjadi murah dan suasanaya mendukung. Pada waktu panas tidak
terlalu panas jika dingin tidak terlalu dingin mengakibatkan orang Indonesia
menjadi orang malas sehingga teknologi kita kalah dengan negara lain.
Kita
tidak bisa lepas dengan teknologi karena dalam hidup selalu membutuhkannya.
Powernow mengetahui bahwasanya dunia membutuhkan teknologi sehingga sang
powernow menggunakan teknologi sebagai alat untuk mengusai dunia. Apa yang
dilakukan powernow pasti mencari keuntungan yang sebesar besarnya. Maka kita
harus berhati hati dengan powernow karena mereka akan menindas.
Pendidikan
Indonesia mengarah ke Powernow ( kapitalisme,hedonisme) karena pendidikan
Indonesia mengacu pendidikan di Amerika sang pembesar powernow. Buktinya pada
tahun 1950an pemerintah Indonesia menyekolahkan pelajar terbaiknya ke Amerika
untuk belajar di sana. Sehingga di harapkan dapat menyerap pelajaran dan
dikembangkan di Indonesia itu berhasil sebagai bukti pelajar yang di kirim ke Amerika
bukan ilmunya saja yang diterapkan di sini bahkan kebudayaannya di diterapkan
sehingga kita sekarang kehilangan identitas kita. Buktinya pada jaman menteri
pendidikan Wardiman maka pelajaran menyanyi dan menari pada sekolah dasar di
hilangkan digantikan menjadi calistung ( baca tulis dan hitung ) karena Pak
Wardiman menganggap menyanyi tidak ada gunanya untuk mengembangkan teknologi di
Indonesia. Itulah masa penghilangan intuisi siswa. Intuisi sangat diperlukan
oleh siswa terutama siswa sekolah dasar karena sebagian besar pengetahuannya di
dapat dari intuisi. Ddengan menyanyi dan menari intuisi siswa dilatih. Mereka
menjadi bahagia di sekolah sehingga mereka bersemangat dalam belajar. Anak
sekolah dasar sebenarnya pelajarannya Cuma senang senang saja tidak usah suruh
memikirkan teknologi apalagi korupsi. Anak akan memcotoh seniornya jika
seniornya pandai dalam teknologi anak tersaebut akan mengikutinya. Untuk itu
misi kita sekarang adalah mengembalikan
intuisi / mitos anak yang telah hilang.
Mitos
adalah apa yang kita lakukan tetapi kita
tidak mengerti. Tidak semua mitos itu jelek. Misalnya mitos Nyi Loro Kidul ,
dengan adanya mitos tersebut orang orang lebih menghormati dan menjaga pantai
selatan sehingga pantai selatan tetap terjaga. Sebenarnya mitos itu karangan
manusia begitu juga mitos Nyi Loro Kidul , karena mitos karangan manusia dan
kita manusia jadi kita bisa membuat mitos. Misalya kita mempunyai pekarangan
yang di situ kita mempelihara ayam supaya ayam kita aman kita buat mitos aja
kalau di pekarangan tersebut ada yang tunggu pasti kebanyakan masyarakat akan
takut lewat apalagi mau nyuri ayam. Tapi jangan salah tafsir mitos itu baik
terus. Mitos baik jika kita belum mempunyai daya pikir yang cukup. Jika kita
sembunyi dalam mitos kita tidak ubahnya seperti binatang . Misalnya kucing , kucing
itu selamanya menjadi mitos karena ia selalu berbuat tapi ia tidak mengerti apa
yang ia perbuat. Untuk itu jangan berlama lama menjadi mitos berubahlah menjadi
logos.
PASA JATI PAMUNGKAS
12709251004
REFLEKSI KULIAH FILSAFAT TANGGAL 22 NOVEMBER 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar